Travel >> Destinations >> Asia

Perubahan bahasa melayu ke Malaysia?

Perubahan bahasa Melayu ke Malaysia dapat dilacak kembali pada tahun 1957, ketika Malaysia memperoleh kemerdekaan dari Inggris. Pada saat itu, bahasa Melayu ditetapkan sebagai bahasa resmi negara, dan upaya dimulai untuk menstandarisasi bahasa dan membuatnya lebih mudah dipahami oleh semua warga negara.

Salah satu perubahan terpenting yang dilakukan adalah penyederhanaan sistem ejaan. Ejaan lama, yang dikenal sebagai ejaan van Ophuijsen, didasarkan pada ejaan bahasa Belanda, dan dianggap terlalu rumit untuk sebagian besar penduduk. Ejaan baru, yang dikenal sebagai ejaan Rumi, didasarkan pada alfabet Latin dan jauh lebih mudah dipelajari.

Perubahan lain yang penting adalah penghapusan banyak kata dan frasa pinjaman dari bahasa Inggris dan bahasa lainnya. Kata-kata dan frasa ini diganti dengan padanannya dalam bahasa Melayu, atau dengan kata-kata dan frasa baru yang diciptakan khusus untuk bahasa Melayu.

Hasil dari perubahan ini adalah bahasa Melayu yang lebih sederhana dan lebih mudah dipahami oleh semua warga negara Malaysia. Bahasa Melayu juga menjadi lebih kodifikasi dan standar, yang memudahkan pengajaran dan pembelajarannya.

Perubahan bahasa Melayu ke Malaysia adalah proses yang berkelanjutan, dan masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menstandarisasi bahasa dan membuatnya lebih mudah dipahami oleh semua warga negara. Namun, kemajuan yang telah dicapai sejauh ini sangat signifikan, dan bahasa Melayu sekarang menjadi bahasa yang kuat dan dinamis yang digunakan oleh lebih dari 25 juta orang.

Copyright Wanderlust World © https://www.ynyoo.com