Sime Darby memulakan operasinya sebagai sebuah syarikat perladangan getah dan kelapa sawit di Tanah Melayu. Pada tahun 1920-an, syarikat ini mula mengembangkan operasinya ke negara-negara Asia Tenggara yang lain, termasuk Indonesia, Singapura, dan Thailand.
Setelah Malaysia mencapai kemerdekaan pada tahun 1957, Sime Darby terus mengembangkan operasinya di negara ini. Syarikat ini juga mulai mendiversifikasi bisnisnya ke sektor-sektor lain, termasuk otomotif, alat berat, konstruksi, dan perawatan kesehatan.
Pada tahun 1980-an, Sime Darby mulai mengembangkan operasinya secara global. Syarikat ini mengakuisisi beberapa perusahaan di Eropa, Amerika Serikat, dan Australia.
Pada tahun 1990-an, Sime Darby memperkuat posisinya sebagai salah satu perusahaan terbesar di Malaysia. Syarikat ini mengakuisisi beberapa perusahaan besar, termasuk Guthrie Corporation dan Golden Hope Plantations.
Pada tahun 2000-an, Sime Darby terus mendiversifikasi bisnisnya. Syarikat ini mengakuisisi beberapa perusahaan di sektor keuangan, telekomunikasi, dan energi.
Pada tahun 2010, Sime Darby merayakan ulang tahunnya yang ke-100. Syarikat ini telah menjadi salah satu perusahaan terbesar dan paling sukses di Malaysia.
Hari ini, Sime Darby beroperasi di lebih dari 20 negara di seluruh dunia. Syarikat ini memiliki lebih dari 100.000 karyawan dan menghasilkan pendapatan tahunan lebih dari RM50 miliar.
Sime Darby adalah salah satu perusahaan paling penting di Malaysia. Syarikat ini memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi negara ini dan menyediakan lapangan kerja bagi ribuan orang. Sime Darby juga merupakan salah satu perusahaan yang paling dihormati di Malaysia dan telah memenangkan banyak penghargaan atas prestasinya.